Pelatihan menjahit di SKB Purwakarta
rupa-rupanya tidak hanya sebatas program pengisi kurikulum pembelajaran dengan tema plus skil
atau keahlian bidang kerja saja, namun peserta didik selain benar-benar
mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta skill salah satunya menjahit, peserta didik
juga diarahkan ke masing-masing minatnya.
Minat belajar menjahit menjadi favorit di SKB
Purwakarta, dipengaruhi oleh informasi bahwa lulusan yang memiliki skill atau pengalaman keahlian menjahit diarahkan
ke perusahaan-perusahaan garment sehingga menarik anime masyarakat untuk mendaftar
ke SKB Purwakarta hal tersebut disampaikan oleh RD. Moch. Dadi Rosadi Plt.
Kepala SKB Purwakarta. atau akrab dengan sapaan Bapak Kepala SKB dilingkungan Dinas.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh RD. Moch. Dadi Rosadi Plt. Kepala SKB Purwakarta dengan salah satu tutor menjahit Ajudin menjelaskan “para peserta selain benar-benar dilatih menjadi penjahit yang handal dan berpengalaman, peserta juga diajarkan secara bertahap bagaimana proses menjahit tahap demi tahap ”
Kemudian ajudin mejelaskan kembali tahap pertama adalah proses desain pakaian yang ingin dibuat, pada tahap ini, penjahit dan pemesan akan berdiskusi bersama mengenai desain pakaian. pemesan dapat mengajukan desainnya sendiri, untuk dikonsultasikan dan dinegosiasikan dengan penjahit, setelah sampai pada kesepakatan, penjahit membuat model sketsa desain pakaian dalam buku catatannya, dan selebihnya penjahit diajarkan bagaiman menawarkan jasanya sekaligus produknya baik secara kompesional ataupun dengan cara digital marketing.



0 Komentar